Ikuti berita terbaru Linqi Ultrasonic, tren industri, dan wawasan teknis
91 articles
Luberan berarti lelehannya lebih banyak daripada yang sanggup ditampung sambungan. Biasanya ini masalah rancangan sambungan, bukan parameter: pengarah terlalu tinggi, las terlalu dalam, atau tidak ada alur penampung.
Ketika ultrasonik berhenti, sambungannya masih cair. Gaya selama waktu tahan mengompensasi penyusutan saat membeku. Melepas gaya terlalu cepat meninggalkan rongga dan tegangan sisa.
Gaya menjaga permukaan tetap bersentuhan; amplitudo menghasilkan gesekan yang melelehkannya. Gaya berlebih justru menekan getarannya sendiri. Tetapkan amplitudo dulu, baru cari gayanya.
Pemicu menentukan kapan ultrasonik menyala. Titik awal yang tidak stabil membuat semua parameter berdiri di atas acuan yang bergeser. Perbandingan pemicu waktu, posisi, gaya, dan gabungan.
Mode pengelasan menentukan apa yang menghentikan lasnya. Mode waktu paling sederhana tetapi tidak mengompensasi apa pun; mode energi adalah pilihan serbaguna; mode kedalaman mengendalikan ukuran jadi.
Ketika hasil baik naik turun, naluri pertama adalah menyetel parameter — padahal sebagian besar penyebabnya ada di tempat lain. Urutan pemeriksaan yang menghemat waktu.
Horn adalah barang habis pakai, bukan komponen abadi. Keausannya bertahap, dan pergeseran mutu yang ditimbulkannya rutin disalahartikan sebagai mesin yang menua. Tanda-tanda yang perlu diamati.
Pengarah energi meleleh seketika di puncaknya lalu mengalir; sambungan geser menghasilkan panas sepanjang suaian paksa. Di mana tempat masing-masing, dan mengapa mengganti sambungan sering lebih baik daripada menyetel parameter.
Tinggi pengarah menentukan sekaligus volume resin yang tersedia untuk meleleh dan seberapa terpusat energi awalnya. Keduanya menarik ke arah berlawanan, dan W/8 adalah titik keseimbangannya.