TechnicalSeptember 9, 2026

15, 20, 30, dan 40 kHz: Memilih Frekuensi Kerja

15, 20, 30, dan 40 kHz: Memilih Frekuensi Kerja

Frekuensi adalah salah satu spesifikasi pertama yang Anda jumpai. Apakah angka lebih besar berarti lebih canggih? Tidak. Frekuensi adalah pembagian tugas, bukan peringkat.

Apa yang ditentukan frekuensi

Amplitudo. Pada energi yang sama, frekuensi lebih tinggi berarti perpindahan per siklus lebih kecil. Amplitudo pada 40 kHz biasanya sekitar separuh amplitudo pada 20 kHz, dan amplitudo yang lebih kecil berarti perlakuan mekanis yang lebih lembut terhadap komponen.

Daya tersedia dan luas las. Frekuensi lebih rendah memungkinkan horn lebih besar, yang menggerakkan luas lebih besar dengan daya tersedia lebih besar. Hubungannya bersifat geometris — panjang horn terikat pada setengah panjang gelombang, sehingga frekuensi lebih tinggi menuntut horn yang lebih pendek dan lebih kecil.

Jarak penyaluran. Frekuensi lebih rendah melemah lebih sedikit di dalam plastik, sehingga pengelasan medan jauh, yaitu ketika horn menyentuh komponen jauh dari sambungannya, lebih mudah dicapai.

Kira-kira di mana tempat masing-masing

15 kHz — pita rendah, hanya untuk plastik. Horn yang sangat besar dimungkinkan, cocok untuk komponen plastik berukuran besar, pengelasan medan jauh, dan material semikristalin yang membutuhkan penyaluran energi lebih kuat. Tidak dipakai untuk pengelasan logam.

20 kHz — pita serbaguna. Frekuensi ini mencakup komponen plastik dari ukuran menengah sampai cukup besar, dan menjadi tulang punggung pengelasan logam. Sebagian besar jalur produksi bekerja pada frekuensi ini.

30 / 35 kHz — wilayah tengah. Luas lasnya lebih kecil daripada 20 kHz tetapi amplitudonya lebih lembut, cocok untuk komponen presisi berukuran kecil sampai menengah.

40 kHz — komponen kecil dan presisi. Amplitudonya paling kecil, paling ramah terhadap dinding tipis, komponen bening, dan rumahan berisi elektronik. Imbalannya adalah langit-langit daya dan luas yang rendah; komponen besar berada di luar jangkauan.

Memilih untuk plastik

Mulailah dari ukuran: keliling sambungan yang panjang atau luas las yang besar mengarah ke frekuensi lebih rendah.

Lalu kepekaan: dinding tipis, komponen bening, komponen presisi di dalamnya, kekhawatiran akan bekas — semuanya mengarah ke frekuensi lebih tinggi.

Bila keduanya berbenturan, putuskan mana yang lebih dominan. Komponen besar berdinding tipis adalah kasus tersulit dan biasanya diselesaikan lewat jig dan tumpuan, bukan lewat frekuensi.

Logam berbeda

Pengelasan logam ultrasonik umumnya memakai 20, 30, 35, dan 40 kHz. Penampang besar seperti busbar dan tab baterai berada di 20 kHz; jaringan kabel halus dan las titik kecil bergerak ke frekuensi lebih tinggi.

Mengubah frekuensi berarti mengubah semuanya

Frekuensi adalah sifat seluruh sistem akustik. Mengubahnya berarti generator, konverter, booster, dan horn yang berbeda — bukan sekadar setelan. Putuskan pada saat pemilihan peralatan.

Dengan mengetahui ukuran komponen tipikal, materialnya, dan bagian-bagian yang peka, pilihannya biasanya menjadi jelas. Frekuensi yang tersedia tiap mesin ada di halaman mesin las ultrasonik; gambar dapat dikirim ke 1427498429@qq.com, atau hubungi +86 769 8202 9510 / +86 137 6001 0932.