TechnicalSeptember 9, 2026

Mengapa Pengelasan Logam Ultrasonik Tidak Melelehkan Logam Induk

Mengapa Pengelasan Logam Ultrasonik Tidak Melelehkan Logam Induk

Pertanyaan yang paling awal muncul soal pengelasan logam ultrasonik biasanya sama: tanpa pemanasan dan tanpa bahan pengisi, bagaimana dua keping logam bisa menyatu?

Jawabannya, proses ini tidak menempuh jalur meleleh-lalu-membeku.

Apa yang sebenarnya terjadi

Selama pengelasan, horn menekan kedua benda kerja dengan gaya statis sambil bergetar ke arah samping lebih dari dua puluh ribu siklus per detik.

Permukaan logam selalu membawa lapisan oksida beserta minyak dan lembap yang terserap, dan lapisan itulah yang menghalangi kontak logam dengan logam. Hal pertama yang dilakukan getaran adalah memecah lapisan itu dan menggesernya ke tepi zona las.

Setelah lapisan itu hilang, logam bersih yang segar di kedua sisi dipertemukan di bawah gaya, atom-atomnya masuk ke jangkauan interaksi, dan ikatan logam terbentuk langsung. Suhu memang naik — gesekan selalu menghasilkan panas — tetapi tetap jauh di bawah titik leleh. Logam induk tetap padat sepanjang proses; tidak ada kolam las.

Itulah arti penyambungan fasa padat.

Akibat dari tidak melelehnya logam

Tidak ada daerah terpengaruh panas. Pengelasan lebur meninggalkan cincin material yang berubah secara termal di sekeliling las, dengan butir yang tumbuh serta kekerasan dan keuletan yang berubah. Penyambungan fasa padat memasukkan sedikit panas yang terpusat di bidang sambungan, sehingga struktur dan sifat material dasarnya pada dasarnya tidak berubah. Hal itu penting terutama untuk busbar tembaga dan foil aluminium yang telah mengalami pengerasan regang, yang penguatannya akan hilang teranil oleh pengelasan lebur.

Senyawa antarlogam yang getas dapat dihindari. Inilah inti penyambungan tembaga dengan aluminium. Begitu tembaga dan aluminium meleleh bersama, pendinginan menghasilkan sekeluarga senyawa antarlogam yang keras dan getas; sambungannya tampak terlas tetapi retak di bawah getaran. Tanpa kolam las, pembentukan senyawa itu dapat ditahan pada tingkat yang sangat rendah.

Penampang penghantar tetap utuh. Lasnya berupa ikatan logam menerus tanpa lapisan bahan pengisi, tanpa oksida terperangkap, dan tanpa porositas. Untuk sambungan listrik, resistansi sambungannya rendah dan stabil.

Tanpa bahan habis pakai. Tanpa patri, tanpa fluks, tanpa gas pelindung — menghemat biaya bahan habis pakai dan menghapus persoalan pembersihan sisa fluks, yang benar-benar merepotkan dalam pembuatan elektronik dan baterai.

Di mana batasnya

Penyambungan fasa padat bukan metode universal, dan jangkauannya cukup jelas.

Cocok untuk logam nonferro yang lunak dan konduktif — tembaga, aluminium, nikel, emas, perak, dan paduannya. Baja dan baja tahan karat dapat dilas tetapi menuntut energi jauh lebih besar dan kondisi yang lebih ketat.

Ketebalannya terbatas. Getaran baru berguna setelah mencapai bidang sambungan, dan komponen tebal memakan energi di sepanjang jalan. Wilayah alaminya adalah foil, pelat tipis, jaringan kabel, dan tab baterai — bukan penampang struktural.

Sambungannya pada dasarnya tumpang. Prosesnya bertumpu pada gerak relatif antara dua bidang sejajar, sehingga cocok untuk konfigurasi tumpang, bukan sambungan tumpul.

Aplikasi tipikal

Tab baterai dan pelat penghubungnya, sambungan sadapan dan terminal jaringan kabel, busbar tembaga pada transformator dan motor, serta penyegelan pipa sistem pendingin. Kesamaannya: sambungan harus menghantar atau kedap, materialnya lunak dan tipis, dan baik pencemaran bahan pengisi maupun kerusakan termal tidak dapat ditoleransi.

Peralatan pengelasan logam ultrasonik kami mencakup 20, 30, 35, dan 40 kHz, dipilih menurut tebal benda kerja dan luas las. Model dan spesifikasinya ada di halaman mesin las ultrasonik.

Kirim gambar atau sampel ke 1427498429@qq.com, atau hubungi +86 769 8202 9510 / +86 137 6001 0932.